31 Maret 2011

Manusia Dan Kebudayaan


     Judul ini membahas tentang Manusia sebagai pencipta dan sekaligus pengguna kebudayaan. Budaya tercipta atau terwujud meupakan hasil dari interaksi anatara manusia dengan segala hal yang ada di alam raya. Manusia di ciptakan oleh tuhan dengan dibekali oleh akal pikiran sehingga mampu berkarya di muka bumi ini dan secara hakikatnya menjadi khalifah di muka bumi ini. Selain itu manusia juga memiliki akal, intelegensi, perasaan, emosi, kemauan dan perilaku. Dengan semua kemampuan yang dimiliki oleh manusia, maka dari itu lah manusia dapat menciptakan kebudayaan. Antara manusia dan kebudayaan, kebudayaan adalah buatan manusia, namun manusia itu sendiri adalah kebudayaan juga. Dengan kata lain kebudayaan ada karena manusia yang menciptakannya dan manusia hidup di tengah kebudayaan yang diciptakannya. Jai kebudayaan akan terus hidup dan ada selama manusia ada sebagai pendukungnya.
     Kebudayaan mempunyai kegunaan yang sangat besar bagi manusia. Hasil karya manusia menimbulkan teknologi yang mempunyai kegunaan utama dalam melindungi manusia terhadap lingkungannya. Peran kebudayaan adalah sebagai berikut :
1. Suatu pedoman untuk hubungan antar manusia atau dengan kelompoknya.
2. Tempat untuk menyalurkann perasaan-perasaan dan kemampuan-kemampuan lain.
3. Pembimbing kehidupn manusia.
4. Pembeda manusia dengan binatang.
5. Petunjuk tentang bagaimana manusia harus bertindak dan bertingkah laku di dalam pergaulan.
     Kebudayaan adalah hasil cipta dan rasa manusia oleh karena itu kebudayaan sering mengalami perubahan dan perkembangan sejalan dengan perkembangan manusia itu sendiri. Perkembangan tersebut di maksudkkan untuk kepentingan manusia, karena kebudayaan diciptakan oleh dan untuk manusia.
     Kebudayaan yang dimiliki oleh suatu kelompok sosial tidak akan terhindar dari pengaruh kebudayaan keompok-kelompok lainnya, apabila adanya kontak antar kelompok. Suatu kelompok sosial akan mengadopsi suatu kebudayaan tertentu apabila kebudayaan tersebut berguna untuk mengatasi atau memenuhi tuntutan yang di hadapinya.
     Pengadopsian suatu kebudayaan tidak terlepas dari pengaruh faktor-faktor lingkungan fisik.   Misalnya iklim topografi sumber daya alam dm sejenisnya. Dari waktu ke waktu, kebudayaan akan berkembang seiring dengan majunya teknologi yang memang saat ini sangat berperan dalam kehidupan manusia.
     Hal yang terpenting dalam proses pengembangan kebudayaan adalah dengan adanya kendali terhadap kebudayaan yang baru. Karena tidak jarang perilaku yang di tampilkan sangatlah bertolak belakang dengan budaya yang memang dianut di dalam kelompok sosial yang ada di masyarakat. Jadi yang memang di perlukan adalah kendali atau kontrol sosial yang ada di masyarakat sehingga dapat memilah milah mana kebudayaan yang baik atau sesuai dan mana yang tidak.
     Kebudayaan mengalami perkembangan atau perubahan sesuai manusia itu sendiri, oleh sebab itu tidak ada kebudayaan yang bersifat statis. Dengan demikian, kebudayaan akan mengalami perubahan. Ada beberapa sebab terjadinya perubahan kebudayaan, yaitu:
1. Perubahan lingkungan alam.
2. Perubahan akibat pengaruh dari kelompok lain.
3. Perubahan akibat adanya penemuan.
4. Perubahan akibat dari suatu bangsa memodifikasi cara hidup nya dengan mengadopsi suatu pengetahuan atau kepercayaan baru atau karena perubahan dalam pandangan hidup dan konsepsinya tentang realitas.
     Namun, perubahan kebudayaan sebagai hasil cipta dari manusia adalah tentu saja perubahan yang memberi nilai manfaat bagi manusia, bukan sebaliknya yaitu yang akan menghancurkan manusia sebagai pencipta kebudayaan itu sendiri.